DLH Jember Lakukan Uji Sampel Kualitas Air di Berbagai Wilayah Sungai
Jember, Juni 2025 Dalam upaya menjaga kualitas sumber daya air dan mengantisipasi pencemaran lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jember kembali melakukan kegiatan pengambilan dan pengujian sampel air dari sejumlah badan air yang tersebar di berbagai wilayah. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, dengan lokasi-lokasi yang telah ditentukan berdasarkan potensi risiko pencemaran dan kepadatan aktivitas masyarakat di sekitar sungai.
Pengujian dilakukan terhadap berbagai parameter fisik, kimia, dan biologis guna mengetahui kondisi mutu air permukaan dan menilai apakah kualitasnya masih sesuai dengan baku mutu air kelas II sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Berikut rincian lokasi kegiatan uji sampel air berdasarkan hari:
🔹 Senin: Sungai Jompo Hilir, Sungai Bedadung Talangsari, dan Sungai Bromo
🔹 Selasa: Sungai Sucopangepok (Arjasa), Sungai Suren, dan Sungai Mayang
🔹 Rabu: Sungai Payangan (Ambulu) dan Sungai Puger
Setiap sampel air yang diambil selanjutnya dianalisis di laboratorium terakreditasi untuk mengukur sejumlah parameter penting seperti pH, suhu, DO (Dissolved Oxygen), BOD, COD, TSS, logam berat, dan kandungan mikrobiologis. Hasil dari analisis ini akan menjadi bahan evaluasi terhadap kondisi lingkungan perairan di Jember dan sebagai dasar pengambilan kebijakan pengelolaan sumber daya air yang lebih baik.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim teknis DLH Jember dengan melibatkan pihak ketiga yang profesional dan memiliki kompetensi di bidang laboratorium lingkungan, guna memastikan akurasi hasil uji laboratorium serta integritas data yang diperoleh. Kami bekerjasama dengan laboratorium pihak ketiga yang sudah terakreditasi dan berpengalaman, untuk memastikan hasil pengujian dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, jelas Kepala DLH Jember, Drs. Suprihandoko, MM.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin DLH Jember dalam pengawasan kualitas badan air, sekaligus sebagai bentuk implementasi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang pengendalian pencemaran air. Kualitas air sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Sungai-sungai ini digunakan untuk pertanian, perikanan, dan bahkan kebutuhan rumah tangga. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa air sungai di Jember tetap dalam kondisi baik dan aman, ungkapnya.
DLH Jember juga berkomitmen untuk menyampaikan hasil pemantauan air kepada publik secara terbuka melalui media resmi. Informasi ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian sungai dan mencegah pencemaran yang dapat berdampak buruk bagi ekosistem maupun kesehatan manusia.
Melalui kegiatan ini, DLH Jember berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama dalam menjaga kebersihan dan tidak membuang limbah ke badan air. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan hidup yang bersih, sehat, dan lestari di Kabupaten Jember.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar